Selasa, 08 Desember 2009

apa yang terjadi...setelah pertemuan itu...pertemuan tanpa direncana yang membuat kita sama2 terkejut...sebelumnya aku tidak begitu yakin akan bertemu denganmu dengan cara yang sesimpel itu...tapi nyatanya, aku benar2 melihatmu tepat didepanku...kau tak pernah memberitahuku kalau kau ikut seleksi itu, seolah kau ingin bersembunyi dariku, apa yang terjadi mengapa??padahal saat itu aku hanya ingin menghampiri temanku disana, mengapa ternyata kau juga disana..mengapa kau bangkit dari tempatmu bersandar begitu aku datang...apa yang ingin kau sampaikan..tempat itu begitu ramai, aku tak sempat membaca pikiranmu...dan hingga kini aku tak tahu alasan apa yang membuatmu menghilang dari duniaku...padahal aku kira dengan pertemuan tanpa rencana itu, akan ada pintu untuk jalan kita berpijak,dan setelah itu aku menunggumu lagi, hingga kini, kau belum pernah membunyikan ponselku lagi, mengapa??
Senin, 23 November 2009

bagimu hari ini mungkin adalah hari yang spesial...dan bagiku seandainya bisa bertemu denganmu pun aku ingin mengucapkannya tepat didepanmu...
kita jauh..namun ada sesuatu yang membuatnya menjadi dekat..sekalipun semua masih tersembunyi...sekalipun aku belum bisa bertemu denganmu kali ini..tapi aku yakin suatu saat kita akan bertemu lagi...jika memang seharusnya bertemu...aku tak bisa memberikan apapun..mengucapkan apapun seperti penyair yang menuangkan lagunya..aku hanya bisa mendoakanmu agar Tuhan selalu menjagamu....dan yakinlah jika suatu saat kau butuh bantuan, aku tepat ada disampingmu...

rasa rindu tentang seseorang...tentang sesuatu...tentang peristiwa...terkadang begitu ingin segera
diselesaikan...mendapatkannya...atau sekedar menemuinya kembali...
sewaktu-waktu rindu itu dilupakkan...namun beberapa menit kemudian, dia akan datang lagi...seseorang itu...sesuatu dan peristiwa itu..mungkin saja telah berlalu sekian lama...
namun hati kecil tak pernah bisa dibohongi...
bahwa kamu masih menginginkan mereka tuk datang kembali mengisi kehidupanmu lagi...
walau mereka telah pergi..
itulah kenangan...
momen itu telah berakhir hari ini...entah esok akankah ada yang lain...suatu waktu yang terlewat begitu saja, akan membekas penyesalan...antara kamu, dia dan mereka...jaraknya terlalu jauh..suara yang memanggil kalian tak pernah terdengar...tentang harapan...selalu saja tentang harapan...bagaimanapun sebesar apapun penyesalan itu telah dibuat yang mampu mengobati adalah rasa dari harapan itu, agar semua yang terjadi akan segera membaik...harapan ingin bertemu kembali..harapan untuk berada ditempat itu lagi..harapan untuk kembali menyapa tanpa ada rasa bersalah didalam hati...antara harapan dan keikhlasan, terlalu beda tipis, tapi yang pasti keduanya sama-sama membuat perasaan sesal itu menjadi lebih baik..
setelah dan sebelum ini...yang tersisa hanya menunggu..dari sekian waktu yang terus melaju dan tak bisa dihentikan..apalagi dikembalikan...esok adalah keramaian yang telah ditunggu sekian lama...ada yang berkeluh, tertawa, bercanda, tak peduli...dan begitu banyak perasaan terbaur di keramaian esok..bagaimana denganmu???aku mungkin salah satu dari sosok yang tidak peduli, karena semua tujuanku selama ini telah kuraih, tentang alasan untuk tak segera mengakhiri dan lebih memilih tuk ikut dikeramaian itu..lebih dari 3 bulan aku menunggu...dan akhirnya yang kudapatkan hanyalah kerumunan yang tak pernah mengerti keberadaanku disana...aku hanya tersenyum dan menikmati keadaan..karena disitulah selama ini kuperjuangkan semuanya...sahabatku...dan semua kelompok baru yang kini telah singgah dihatiku, sebagai sahabatku yang lain..
dimana sebenarnya tempatku...antara keinginan untuk berbagi dan
dimengerti...sosok itu telah membuatku sedikit lupa tentang sekitarku..terlalu terbelenggu...kebingungan antara harus dilepas atau tetap seperti biasa..keduanya sama-sama tidak mengenakkan...melihatnya disekat batas diantara kerumunan orang-orang yang sulit kudekati...dimana sebenarnya aku bisa ada diduniamu..dibatas apa seharusnya aku mengenalmu...apakah terlalu berlebihan jika aku tanyakan tentang duniamu, tentang orang-orang disekitarmu..dan juga tentangmu..jika itu semua benar, maka berikan jawaban...seberapa jauh aku boleh mengenalmu..
dimengerti...sosok itu telah membuatku sedikit lupa tentang sekitarku..terlalu terbelenggu...kebingungan antara harus dilepas atau tetap seperti biasa..keduanya sama-sama tidak mengenakkan...melihatnya disekat batas diantara kerumunan orang-orang yang sulit kudekati...dimana sebenarnya aku bisa ada diduniamu..dibatas apa seharusnya aku mengenalmu...apakah terlalu berlebihan jika aku tanyakan tentang duniamu, tentang orang-orang disekitarmu..dan juga tentangmu..jika itu semua benar, maka berikan jawaban...seberapa jauh aku boleh mengenalmu..
sekalipun kesunyian ada didepan mata, keinginanku untuk membuatmu merasa lebih nyaman hidup dibumi lebih besar dari semua kegelapan yang selimuti hatiku...dan sekalipun suatu saat kau temukan duniamu tak masalah jika kau tinggal duniaku...karena air yang mengalir pasti memiliki muaranya sendiri-sendiri...
isyarat akan hati, tunjukkan mana yang seharusnya ada disini...rasa angkuh membuat semua menjadi serba tak jelas...sekalipun pengharapan itu yang begitu besar, namun terus saja disembunyikan...sekedar ingin engkau segera menyadari, ada cerita dibalik kesunyian ini...bukannya telah lupa, hanya memalingkan agar isyarat itu tak terkuak dibumi, dan kebenaran yang sesungguhnya, tak pernah berhenti menatap sosok itu terus, sekalipun tepat berada didepanku...belum bisa....
manusia memang serakah..apapun yang diberikan selalu saja kurang...jarang sekali bersyukur atas apa yang telah dimilikinya saat ini..saat tersadar waktu yang yang dihabiskan telah begitu banyak...itu sama saja dengan membuang waktu dengan percuma...tak perlu menyesali keadaan disyukuri saja mulai dari hal yang terkecil...belajarlah memberi yang terbaik untuk orang lain...
ketakutan yang tersembunyi..kemarahan yang terpendam...kesedihan yang telah dilebur dan menjadi buih-buih kecil yang berterbangan disekitarmu...akupun sama sepertimu...suatu saat takkan bisa menahan iblis yang tersembunyi dan terikat dalam hati...kapan akan terlepas saat itulah kebenaran akan terungkap tentang sesuatu yang telah lama disembunyikan..
Sekian waktu yang kulalui, semua rasa letih yang selimuti telah lama kuabaikan..tak sekalipun ada orang yang benar-benar ada disini tuk temaniku..
selama itu aku hanya berdiri tegar..mengacuhkan semua bisikan hati yang mengatakan aku butuh istirahat dibumi...dan tetaplah disini teman...
selama itu pula semua harapan dan doa untuk kebaikan...
sekalipun belum ada yang memahami..namun bukan berarti tidak ada...
menyedihkan..
perasaan ditinggalkan, perasaan tersisihkan...terlihat kecil dimata orang lain..
terkadang tak pernah disadari oleh lingkungan sekitar mereka...
mereka hanya berkelompok sesuka mereka..
tertawa dan membuat blokade sendiri, menutup pintu untuk mereka yang tak sama...
membiarkan mata-mata penuh tekanan mengincarnya...
terkadang...manusia perlu ditampar dengan batu keras dan merasakan sendiri perasaan tersisihkan dan ditinggalkan itu, baru mereka sadar atas apa yang telah mereka perbuat kepada beberapa orang yang ada disekitarnya....
dan sekumpula orang-orang kecil tersebut harusnya pun tak boleh begitu saja tumbang..harusnya mereka tetap berdiri tegap..walaupun tanpa suara...
tunjukkan bahwa tanpa mereka pun kau bisa membuat kelompokmu sendiri...
dengan memperbaiki semuanya yang telah membuatmu merasakan hal-hal yang kurang menyenangkan di hidupmu..agar tak ada lagi orang-orang yang merasakan perasaan itu dan mengembalikan semangat hidup mereka kembali, sehingga tidak harus terus bersembunyi terus terhadap dunia..
apa yang harus kulakukan...bagaimana agar bisa membuatmu mengerti tentang semua...
terkadang aku begitu tidak peduli dengan semua tentangmu...namun itu hanya pelampiasan atas semua ketidak pasian...berharap kau ada disini temaniku, taukah kehadiramnu bisa membuatku lebih merasa kuat tuk melangkah, walau seandainyapun kau tak ada aku tetap harus melangkah... sedikit melelahkan...
jika tahun depan kau masih tetap seperti sekarang...kucoba tuk menunggu kejelasan itu...jarakmu dan aku sebenarnya tak terlalu jauh...yang jauh adalah hati kita yang sama2 tak mau terbuka...
aku yang begitu angkuh...dan kau yang begitu tertutup kepada dunia...ingatlah aku bisa membaca pikiranmu, sejak pekenalan dahulu...akupun tak mengerti seolah apapun yang kamu pikirkan, begitu saja terlintas dipikiranku...aku tak tahu apakah itu telepati atau hanya sekedar kebetulan saja...namun beberapa kali apa yang kubaca dari pikiranmu adalah benar...pertemuan tanpa direncanakan itu beberapa kali sering terjadi, saat aku menunggu kabarmu kau tiba2 mengirim pesan, saat kau butuh seseorang entah mengapa aku ada disana, akupun tak begitu mengerti...aku sendiri sering bertanya2..ada apa sebenarnya, seperti ada yang menarikku tuk ada disana temanimu...jadi jika kau tahu jawabannya, tolong jelaskan padaku...karena aku tak tahu tentang ini semua...
setelah sekian waktu kehilangan cerita tentangmu...
kemarin dan hari ini kau datang lagi dengan semua keisengamu yang dulu...
bermain dengan ponselku...dua waktu kau bunyikan ponselku..
tanpa pesan...entah mengapa aku tak bisa melakukan hal yang sama sepertimu...
yang kulakukan justru selalu mengirim pesan padamu...mengirim cerita2 lucu dan entah mengapa sekalipun kita tak pernah benar2 berkirim pesan tuk menanyakan kabar serta cerita2 keseharian kita, seolah semua tekateki yang kita buat sudah cukup tuk bisa saling mengerti...apakah aku hanya menebak saja...atau kaupun juga sebenarnya mengerti apa yang aku pikirkan...???
entahlah...tanpa kita sadari sebenarnya kita saling mencari dan menunggu...aku harap apa yang aku lakukan, baiknya tidak kau lakukan, karena jika kita sama2 menunggu, tak akan ada kepastian itu...karena kita sama2 tak pernah mau menjelaskannya dan tak pernah ada yang mau mengakhiri teka-teki perasaan ini...yang bisa dilakukan adalah percaya pada insthink dan hati...
Langganan:
Postingan (Atom)





